Latest Entries »

Panduan Kurikulum 2013

kurikulum 2013Bimtek Implementasi Kurikulum SD/SMP/SMA/SMK Tahun 2013 tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya guru SD/SMP/SMA/SMK yang kompeten dan profesional dalam pelaksanaan pembelajaran tahun pelajaran 2013/2014 berdasarkan pada Kurikulum SD/SMP/SMA/SMK Tahun 2013, serta pemahaman dan penerapan buku pelajaran tematik integratif untuk SD, SMP, SMA, maupun SMK.

  1. SD, meliputi: a. Kepala SD; b. Guru Kelas 1, c. Guru Kelas 4, d. Guru Agama, dan e. Guru Penjasorkes;
  2. SMP difokuskan untuk: a. Kepala SMP; b. guru mata pelajaran: 1) Pendidikan Agama; 2) Pendidikan Kewarganegaraan; 3) Bahasa Indonesia, 4) Matematika 5) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA); 6) Ilmu Pengetahuan Soial (IPS); 7) Bahasa Inggris; 8) Pendidikan Seni dan Budaya; 9) Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan; 10) Prakarya.
  3. SMA meliputi: a. Kepala SMA; b. guru mata View full article »

padamu negeriProsedur melakukan Verifikasi dan Validasi NUPTK 2013 ALUR 01 – PENGAMBILAN & PENYERAHAN FORMULIR A01 / A02 / A03 / A04

 PADAMU NEGERI KEMDIKBUD
1. Unduh Formulir di Situs PADAMU NEGERI.
2. Formulir yang diunduh tergantung kondisi NUPTK. Jika NUPTK berada di sekolah induk dan sudah tercatat aktif di sekolah induk, maka yang diunduh secara otomatis adalah Formulir NUPTK-A01. Isi data dengan lengkap sesuai petunjuk dilampiri Foto Berwarna 4×6 1 lembar, 1 lembar Foto Copy Akte Kelahiran, 1 lembar Fotocopy Ijazah SD, 1 lembar fotocopy ijazah terakhir, 1 lembar fotocopy SK Pengangkatan Kepegawaian.
3. Formulir yang sudah diisi diserahkan kepada View full article »

CONTOH SOAL PREDIKSI UKA SERTIFIKASI GURU SD 2013

A.      BHS. INDONESIA

1.1.1. Menganalisis karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD

1.    Berikut ini kemampuan bahasa yang dapat dipahami oleh anak usia SD, kecuali: … …

a.    siswa sudah mampu menggunakan kalimat panjang dalam berkata

b.    siswa sudah mampu membedakan ragam bahasa daerah dan bahasa Indonesia

c.    siswa sudah mampu mengatakan bentuk-bentuk kata sifat dalam berkata

d.    siswa sudah mampu memahami kata-kata yang sebelumnya tidak jelas baginya

1.1.2. Memilih materi ajar  aspek membaca di kelas rendah SD

2.  Materi ajar membaca bagi siswa kelas rendah (Kelas I – II) diawali dengan teknik membaca nyaring (membaca permulaan). Tujuan dari membaca nyaring/permulaan tersebut adalah: …

a. Siswa mampu memindai lambang-lambang View full article »

1. KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Berikut ini adalah Karakteristik Anak Usia SD dari segi Mental, yaitu…________________
A. Anak sudah memiliki gerakan yang bebas dan aman. Hal ini berguna untuk melakukan berbagai gerakan motorik kasar (jasmani) seperti memanjat, berlari dan menaiki tangga.
B. Anak dapat menunjukkan kreativitasnya dalam membentuk sesatu karya tertentu
C. Anak mulai tidak suka terikat dengan orang dewasa
D. Anak menunjukkan tenggang rasa dan penghargaan terhadap teman

2
KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Berikut ini adalah Karakteristik Anak Usia SD dari segi Psikomotorik, yaitu…________________
A. Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi
B. Anak dapat menciptakan View full article »

TEORI BELAJAR MATEMATIKA

1.       Teori Belajar Bruner

Bruner yang memiliki nama lengkap Jerome S.Bruner seorang ahli psikologi (1915) dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, telah mempelopori aliran psikologi kognitif yang memberi dorongan agar pendidikan memberikan perhatian pada pentingnya pengembangan berfikir. Bruner banyak memberikan pandangan mengenai perkembangan kognitif manusia, bagaimana manusia belajar, atau memperoleh pengetahuan dan mentransformasi pengetahuan. Dasar pemikiran teorinya memandang bahwa manusia sebagai pemproses, pemikir dan pencipta informasi. Bruner menyatakan belajar merupakan suatu proses aktif yang memungkinkan manusia untuk menemukan hal-hal baru diluar informasi yang diberikan kepada dirinya.

Ada tiga proses kognitif yang terjadi dalam belajar, yaitu View full article »

TEORI, PRINSIP DAN KONSEP PEMBELAJARAN

  1. TEORI PEMBELAJARAN

Teori ialah prinsip kasar yang menjadi dasar pembentukan sesuatu ilmu pengetahuan. Dasar teori ini yang akan di kembangkan pada ilmu pengetahuan agar dapat di ciptakan pengetahuan baru yang lebih lengkap dan detail sehingga dapat memperkuat pengetahuan tersebut.Teori juga merupakan satu rumusan daripada pengetahuan sedia ada yang memberi panduan untuk menjalankan penyelidikan dan mendapatkan maklumat baru. Sehingga ada ahli yang mengemukakan asumsinya terhadap kebutuha adanya sebuah rumusan teori. Menurut Snelbecker(di situs www.teknologi-pembelajaran.com) menjelaskan sejumlah asumsi dijadikan dasar untuk menentukan gejala yang diamati dan atau View full article »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 48 other followers

%d bloggers like this: