Dirgahayu HUT RI ke 66


Merdeka,,,!!!

Merdekaaa,,,,!!!   Merdeka,,,,,,,!!!!!

Mumpung Saat-saat ini adalah saat-saat menjelang HUT Kemerdekaan RI yang ke-66, maka tidak ada salahnya jika kita mengingat kembali peristiwa Proklamasi 66 Tahun silam di Jakarta. Peristiwa kemerdekaan Indonesia sebenarnya merupakan salah satu dari rentetan kejadian yang melatar belakanginya, antara lain Peristiwa Bombardir Bom Atom ke 2 kota Jepang,  dan Hiroshima pada tanggal 6 agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.

Akibat “keteledoran” Balatentara  Jepang menggempur Pearl Harbour Hawai sebelumnya, akibat Serangan yang dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 1941 Ini, USA dibawah kendali Presiden berang dan mengggempur Jepang dengan Bom Atom, akibatnya, Jepang pada tanggal 14 Agustus 1945 bertekuk lutut kepada USA dan sekutunya.

Nah Kebetulan yang berkuasa di Indonesia waktu itu adalah Jepang, tetapi jepang sudah keok oleh Sekutu, maka seluruh wilayah pendudukan Jepang mengalami transisi.

Pemimpin bangsa kita jeli melihat hal ini, dan mengambil inisiatif utuk segera memproklamirkan berdirinya Republik Indonesia, meskipun Proklamasi ini didahului oleh peristiwa-peristiwa diataranya Peristiwa Rengasdengklok (perbedaan pendapat golongan tua dengan golongan muda) pada tanggal 16 Agustus 1945, namun dengan sifat kebangsawan pemimpin bangsa ini, maka semuanya dapat diatasi dan akhirnya cahaya kemerdekaan itu terbit juga, Proklamasi segera dikumandangkan oleh Bung Karno atas nama Rakyat Indonesia, berikut kata-kata sakti pendobrak penjajahan dan sebagai tanda Indonesia telah lahir:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, Hari 17 bulan 8 Tahun ‘05

Atas Nama bangsa Indonesia,

Soekarno – Hatta

Sejak tanggal 17 Agustus 1945, Repupblik Indonesia telah memasuki pintu gerbang kemerdekaan, untuk mencapai tujuan melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Sudah 6 pemimpin kita yang berkarya untuk bangsanya, yakni Ir. Soekarno dengan menonjolkan Kemadirian dari memcoba melepaskan diri dari ketergantungan dengan bangsa lain. Soekarno yang mencoba membangun ekonomi indonesia dengan khas Orde Barunya, BJ, Habibie dengan khas pelopor Reformasinya, Gusdur dengan gaya pluralismenya, Megawati dengan gaya nasinalisme kerakyatannya dan SBY dengan gaya memimpin yang egaliter dan mencoba mencari berbagai selusi untuk keluar dari segala kemorosatan bangsa.

Ke-enam pemimpin bangsa ini punya nilai plus masing-masing dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih sejahtera dan makmur. ke-enam putra/putri bangsa ini merupakan sosok mumpuni yang dikirim oleh Tuhan untuk mewarnai perjalanan bangsa ini ke arah yang lebih baik, terima kasih wahai para pemimpinku, dan kepada Indonesiaku, Pustaka Sekolah mengucapkan Dirgahayu negeriku yang ke-66, Jaya sentosalah slalu Indonesiaku.

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: