Kesulitan Siswa Membaca Permulaan


Membaca permulaan bertitik tolak dari siswa duduk di kelas I, karena mereka baru pertama kali duduk di bangku Sekolah Dasar. Kemudian tugas mengajarkan membaca kepada siswa ada pada guru. Dalam membaca permulaan diperlukan berbagai pendekatan membaca secara tepat, seperti dengan menggunakan metode eja, metode kata lembaga, metode global, serta metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS).

Pada tahap membaca permulaan siswa mulai diperkenalkan dengan berbagai simbol huruf, mulai dari simbol huruf /a/ sampai dengan /z/. Caranya bergantung teknik pendekatan yang digunakan guru, yaitu dapat dimulai dari pengolahan kata dari sebagian untuk seluruh atau dari seluruh kemudian dicerai menjadi bagian-bagian huruf yang terkecil. Mercer dalam Abdurrahman (1999:204) mengidentifikasikan bahwa ada 4 kelompok karakteristik siswa yang kurang mampu membaca permulaan, yaitu dilihat dari: (1) kebiasaan membaca, (2) kekeliruan mengenal kata, (3) kekeliruan pemahaman, dan (4) gejala-gejala serbaneka.

Siswa yang sulit membaca sering memperlihatkan kebiasaan dan tingkah laku yang tidak wajar. Gejala-gejala gerakannya penuh ketegangan seperti: (1) Mengernyitkan kening; (2) Gelisah; (3) Irama suara meninggi; (4) Menggigit bibir; (5) Adanya perasaan tidak aman yang ditandai dengan perilaku menolak untuk membaca, menangis, atau mencoba melawan guru.

Gejala-gejala tersebut muncul akibat dari kesulitan siswa dalam membaca. Indikator kesulitan siswa dalam membaca permulaan, antara lain: (1) siswa tidak mengenali huruf; (2) siswa sulit membedakan huruf; (3) siswa kurang yakin dengan huruf yang dibacanya itu benar; (4) siswa tidak mengetahui makna kata atau kalimat yang dibacanya.

Dari uraian di atasa dapat penulis simpulkan bahwa identifikasi kesulitan siswa dalam membaca permulaan dapat terlihat dari gejala-gejala perilaku dan gerakan-gerakan dalam menghadapi teks bacaan. Oleh karena itu untuk mengidentifikasikan kesulitan siswa ini, perlu suatu upaya dari guru kelas agar gejala-gejala tersebut dapat segera teratasi.

, , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: